
Perusahaan keuangan asal Singapura, DBS Group Holdings Ltd, mengumumkan telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Fullerton Financial Holdings Pte Ltd (FFH, anak usaha Temasek Holding) untuk mengambilalih 100 persen saham FFH pada Asia Financial Indonesia Pte Ltd (AFI).
Melalui AFI, DBS akan menguasai 67,37 persen saham pada PT Bank Danamon Indonesia Tbk (berkode saham BDMN) dengan nilai transaksi Rp. 45,2 triliun atau setara Sin$ 6,2 miliar.
Namun transaksi pembelian saham Bank Danamon milik Temasek Holding itu belum dilaporkan secara resmi ke pihak regulator, dalam hal ini Bank Indonesia maupun PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Juru Bicara BI, Difi A Johansyah, menyatakan aksi korporasi perusahaan itu belum dilaporkan ke bank sentral Indonesia. "Hingga saat ini, belum ada laporan resmi kepada kami," kata dia kepada Biangberita di Jakarta, Selasa 3 April 2012.
Difi menuturkan, pihaknya memberikan kesempatan kepada Bank Danamon untuk mengumumkan rencana itu kepada publik selama satu bulan ini. "Setelah itu, Bank Danamon harus menggelar RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham)," ujarnya.
Kenapa sebulan? Menurutnya, agar pihak regulator dan publik bisa melihat dan menilai apakah aksi itu hanya menimbulkan pergantian susunan pemegang saham, atau terjadi aksi akuisisi keseluruhan.
Difi menjelaskan langkah DBS membeli kepemilikan saham Danamon melalui AFI tidak terbentur peraturan BI yang rencananya akan membatasi ruang investor asing untuk membeli bank lokal.
"Memang ada wacana itu sebelumnya, tetapi hingga saat ini aturan itu belum ada. Jadi, tidak masalah jika DBS ingin membeli Danamon," kata dia.
Suspend untuk Bank Danamon
Sedangkan BEI langsung menghentikan sementara perdagangan saham Bank Danamon di seluruh pasar, mulai sesi pertama perdagangan Senin. Sebelum di-suspend, harga saham Bank Danamon berada di level Rp. 4.600, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp. 43,64 triliun.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Jasa BEI, Umi Kulsum, mengatakan suspensi atas saham dilakukan karena belum ada informasi memadai disampaikan kepada bursa tentang rencana pembelian saham yang dimiliki pemegang saham utama Bank Danamon.