
Buku pertama yang saya baca tentang cara menjadi kaya, seingat saya, adalah buku Robert G. Allen yang berjudul Creating Wealt. Itu terjadi hampir 30 tahun lalu, di pertengahan tahun 1980-an, ketika kehidupan saya, secara material, tergolong miskin.
Buku itu membekas dalam di benak saya. Walaupun tidak banyak ajaran yang bisa saya terapkan, dan saya sendiri sampai saat ini tidak tergolong kaya, namun saya tetap merasakan banyak manfaat yang saya peroleh dari membacanya.
Allen memulai bukunya dengan pertanyaan provokatif: "Mengapa uang mengalir ke sebagian orang seperti magnet, sementara menjauh dari sebagian lainnya?"
Dia menyodorkan jawaban bahwa kesalahan utama terletak pada asumsi dan cara pandang kita yang salah tentang kekayaan dan cara menjadi kaya. Lebih repot lagi karena kita terus berpegang pada cara pandang yang keliru itu terus menerus sampai mati.
Paradigma yang keliru itu memerangkap kita seperti monyet-monyet Afrika. Orang-orang Afrika menangkap monyet dengan cara yang unik. Pemburu monyet membuat lubang sebesar tangan monyet di tempurung kelapa, lalu menaruh beberapa butir kacang dalam kelapa yang telah dilubangi tersebut. Kelapa itu kemudian diikat dengan tali yang ujungnya dipegang pemburu.
Menyadari bahwa di dalam kelapa ada kacang, monyet akan memasukkan tangannya ke dalam dan menggenggam kacang tersebut. Namun tangan yang menggenggam erat tersebut tidak akan bisa keluar dari lobang. Monyet monyet tersebut tetap bertahan tidak mau melepaskan genggamannya walaupun sang pemburu telah menarik tali yang mengikat kelapa tersebut ke arahnya.
Dalam mempertahankan cara pandang, kita cenderung menjadi monyet-monyet Afrika. Bagi pembaca yang bersedia melepaskan peanut idea yang digenggamnya dan melakukan program ulang terhadap paradigma menyangkut upaya menjadi kaya, saya singkat beberapa konsepsi yang keliru versi Allen berikut ini.