biangberita.com | Sumber Segala Berita

Wed06192013

Last update04:22:01 AM GMT

Back Ekonomi Ekonomi

Ekonomi

Ekonomi Indonesia 2013 Tumbuh Sekitar 6,3%

  • PDF
pertumbuhan-ekonomiLembaga pemeringkat PT ICRA Indonesia (ICRA) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 sekitar 6,3%-6,4%, lebih rendah daripada asumsi pertumbuhan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 6,6%-6,8%.

 

"Kami cenderung melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia sesuai dengan prediksi World Bank sebesar 6,3%-6,4%," kata analis ICRA Kreshna D Armand saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (20/3).

Namun Kreshna mengatakan, pertumbuhan ekonomi tersebut dengan catatan kondisi makro ekonomi relatif normal. "Asal tidak ada financial shock pada tahun ini," ujarnya.

WTO Penyebab Daya Saing Indonesia Terpuruk

  • PDF
Indonesia diminta untuk keluar dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Alasannya, keanggotaan Indonesia di WTO dianggap telah menempatkan daya saing bangsa ini semakin terpuruk.

 

"Sejumlah negara berkali-kali menggugat Indonesia untuk melarang intervensi negara untuk melindungi kepentingan nasional," ujar Direktur Eksekutif Indonesia for Global Justice (IGJ), Riza Damanik, Jumat (15/02).

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 6,3 Persen

  • PDF
pertumbuhan-ekonomiPelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 dalam kisaran 6,3 persen.

 

"Mungkin 6,2 persen sekian, tapi lebih dekat ke 6,3 persen," katanya saat ditemui di Jakarta, Senin.

Bambang mengatakan perkiraan tersebut jauh di bawah asumsi pertumbuhan ekonomi dalam APBN-Perubahan 2012 sebesar 6,5 persen, namun masih sesuai prediksi kisaran pemerintah yaitu di atas angka enam persen.

"Ini memang batas bawah (dari asumsi APBN-Perubahan sebesar 6,5 persen), tapi kita tetap bisa tumbuh di atas enam persen," ujarnya.

Menurut Bambang, perkiraan angka 6,3 persen tersebut dapat tercapai, apabila pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan IV 2012 tercatat sebesar 6,2 persen.

Keruntuhan Ekonomi Global Masih Membayangi

  • PDF
krisis-ekonomiDunia tetap tak bisa melarikan diri dari risiko keruntuhan ekonomi global. Meskipun beberapa pendapat menyakini ekonomi dunia akan berangsur pulih di 2013 ini, sejumlah analisis melihat hal berbeda.

 

Pendiri World Economic Forum Klaus Schwab misalnya. Ekonom Swiss itu menyerukan pemimpin dunia untuk lebih berhati-hati pada realita yang ada dan memulihkan kepercayaan publik untuk menghindari krisis keuangan yang lebih besar.

Ia percaya bahwa risiko perekonomian belum akan pergi. "Perekonomian masih mungkin akan menghadapi keruntuhan jika konstelasi negataif terjadi," katanya kepada Associated Press.

Memang diakuinya pasar terlihat lebih kuat di tahun ini. Indeks saham mulai mendekat pada level tertinggi dan mata uang Euro terlihat telah aman dari sejumlah bahaya. Bank sentral di sejumlah negara pun juga telah membanjiri keuangan dengan mata uang baru.

Enam Konsep Yang Keliru Untuk Jadi Kaya

  • PDF
orang-kayaBuku pertama yang saya baca tentang cara menjadi kaya, seingat saya, adalah buku Robert G. Allen yang berjudul Creating Wealt. Itu terjadi hampir 30 tahun lalu, di pertengahan tahun 1980-an, ketika kehidupan saya, secara material, tergolong miskin.

 

Buku itu membekas dalam di benak saya. Walaupun tidak banyak ajaran yang bisa saya terapkan, dan saya sendiri sampai saat ini tidak tergolong kaya, namun saya tetap merasakan banyak manfaat yang saya peroleh dari membacanya.

Allen memulai bukunya dengan pertanyaan provokatif: "Mengapa uang mengalir ke sebagian orang seperti magnet, sementara menjauh dari sebagian lainnya?"

Dia menyodorkan jawaban bahwa kesalahan utama terletak pada asumsi dan cara pandang kita yang salah tentang kekayaan dan cara menjadi kaya. Lebih repot lagi karena kita terus berpegang pada cara pandang yang keliru itu terus menerus sampai mati.

Paradigma yang keliru itu memerangkap kita seperti monyet-monyet Afrika. Orang-orang Afrika menangkap monyet dengan cara yang unik. Pemburu monyet membuat lubang sebesar tangan monyet di tempurung kelapa, lalu menaruh beberapa butir kacang dalam kelapa yang telah dilubangi tersebut. Kelapa itu kemudian diikat dengan tali yang ujungnya dipegang pemburu.

Menyadari bahwa di dalam kelapa ada kacang, monyet akan memasukkan tangannya ke dalam dan menggenggam kacang tersebut. Namun tangan yang menggenggam erat tersebut tidak akan bisa keluar dari lobang. Monyet monyet tersebut tetap bertahan tidak mau melepaskan genggamannya walaupun sang pemburu telah menarik tali yang mengikat kelapa tersebut ke arahnya.

Dalam mempertahankan cara pandang, kita cenderung menjadi monyet-monyet Afrika. Bagi pembaca yang bersedia melepaskan peanut idea yang digenggamnya dan melakukan program ulang terhadap paradigma menyangkut upaya menjadi kaya, saya singkat beberapa konsepsi yang keliru versi Allen berikut ini.