IHSG sepanjang hari ini terkena aksi ambil untung setelah mencetak rekor baru pada perdagangan kemarin. Hari ini, IHSG ditransaksikan pada kisaran 4.458,69-4.492,53.
Di pihak lain, nilai tukar rupiah berhasil menguat Rp2 atau 0,02% ke level Rp9.662/US$ setelah sempat terdepresiasi pada sesi I perdagangan hari ini.
Pergerakan IHSG hari ini sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa Asia yang ditutup di zona merah.
Koreksi IHSG hari ini dipicu oleh pergerakan 6 sektor yang berada di zona merah yang dipimpin oleh sektor agrikultur dan konstruksi, properti & real estate. Tiga sektor yang bergerak positif adalah industri dasar, konsumen, dan manufaktur.
Sebanyak 82 saham tercatat menguat, 170 saham melemah, 130 saham tak bergerak, dan 127 saham tak diperdagangkan.
Frekuensi perdagangan hari ini tercatat 207.200 kali dengan total nilai Rp5,91 triliun. Pemodal asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,50 triliun dan aksi jual sebesar Rp1,70 triliun. (bas)
Berikut data pasar selengkapnya:
Saham pengerek:
* PT Sierad Produce Tbk (SIPD) +15,09% ke Rp61
* PT Centrin Online Tbk (CENT) +12,73% ke Rp310
* PT Enseval Putra Megatrading Tbk (EPMT) +11,43% ke Rp1.950
Saham pembeban:
* PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) -10,26% ke Rp105
* PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) -10% ke Rp810
* PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) -7,87% ke Rp82
Penutupan bursa regional:
* Hang Seng -2,27% ke 23.148,53
* KOSPI Korea Selatan -0,77% ke 1.938,18
* ASX 200 Australia -0,51% ke 4.882,72
* Nikkei 225 -1,90% ke 11.046,92
