"Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Adhi secara berkelanjutan," ujar Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Amrozi Hamidi di Jakarta, Sabtu 15 Desember 2012.
Direktur Utama Adhi Karya, Kiswodarmawan menambahkan, potensi pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan hingga 6,8 persen pada 2013, menyebabkan bisnis properti tetap booming.
Apalagi, kata dia, ditopang dengan kuatnya fundamental ekonomi Indonesia dan kelas menengah serta derasnya arus urbanisasi. Untuk itu, pihaknya terus mengembangkan kedua lini baru guna peningkatan bisnis perseroan ke depannya.
"Penambahan dua lini bisnis baru tersebut, selain untuk memenuhi permintaan pasar, juga untuk meningkatkan portofolio perusahaan," tambahnya.
Kiswo menambahkan, seiring semakin sempitnya Kota Jakarta, menyebabkan orang beralih ke pinggiran kota seperti Depok dan Bekasi untuk memilih tempat hunian. Untuk itu, perseroan akan mencoba memaksimalkan fenomena tersebut.
"Di akhir tahun ini, anak usaha Adhi Karya, PT Adhi Persada Properti (APP) kembali meluncurkan dua proyek properti baru, yaitu Grand Taman Melati Margonda dan Grand Dhika City Bekasi," tuturnya.



